Cara pindah hosting website dengan cPanel

Cara pindah hosting website dengan Cpanel

Mengelola sebuah website bagi saya yang penting adalah isi dari website tersebut, isi ini termasuk design dari website yang dikelola. Memilih penyedia jasa hosting yang banyak banget beredar di Jakarta ini bisa dikatakan susah-susah gampang atau gampang-gampang susah?

Gampang karena banyak pilihan penyedia jasa hosting dengan promo dan janji yang paling menarik dan ok banget, pokoknya seperti kecap deh, selalu nomor 1

Susah karena ketika sudah terikat kontrak dengan salah satu penyedia jasa hosting, kita sudah tidak puas dengan penyedia jasa hosting itu maka akan sulit untuk pindah.

Jadi bagaimana dong? Tenang tulisan dibawah ini semoga bisa membantu teman-teman para pembaca untuk melakukan pindah hosting dengan mudah.

Oh ya pada cara pindah hosting website dengan cpanel ini khususnya adalah untuk website yang menggunakan wordpress sebagai engine cms-nya, untuk website lain konsepnya tetap sama.

Yang perlu disiapkan untuk pindah hosting adalah

  1. Akses ke dns/name server domain
  2. akses ke Cpanel lama
  3. akses ke cpanel Baru

Akses Ke Cpanel Lama

Akses ke Cpanel lama yang berada pada hosting sekarang, gunanya adalah untuk melakukan backup data-data dari penyedia jasa hosting untuk ditaruh pada penyedia jasa hosting yang baru.

Masuk ke control panel hosting lama, kemudian masuk ke menu database MySQL > phpMyAdmin, klik Export

( pilih “quick”, lalu klik “Go” dan file database tersebut akan tersimpan di computer lokal)

Setelah menyimpan ke komputer anda lakukan pengkompresan file sql tersebut dan simpan daam format .zip, contoh databackup.sql dikompress menjadi databackup.sql.zip Ini akan mempermudah dalam melakukan upload ke penyedia jasa hosting yang baru.

 

Backup data website pada penyedia jasa hosting lama

Dari Cpanel masuk ke dalam file manager dengan memilih pada folder public_html lalu klik Select All dan klik compress

 

Setelah klik compress maka backup ini akan tersimpan pada direktori /public_html tersebut. dalam bentuk zip, lama proses kompress ini tergantung dari besarnya file website, jika besar maka akan cukup lama proses backup ini.

Leave a Comment