Tuturial Reksadana (1)

Karena beberapa kali posting tentang reksadana dan investasi dan ada yang menanyakan bagaimana tutorial reksadana itu, akhirnya gw bikin tulisan ini, terdiri dari 3 tulisan yang akan nongol berturut2 dalam waktu yang cukup dekat 🙂

Nah ini yang pertama yah.

Walaupun saya hanyalah seorang amatir dalam hal investasi dan masih sedikit nilai investasi saya tapi akan saya coba jelaskan investasi di reksadana

Reksadana adalah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat pemodal yang untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio Efek oleh manajer investasi. Portfolio Efek dari Reksa dapat berupa berbagai macam instrumen surat berharga seperti saham, obligasi , instrumen pasar uang atau campuran dari instrumen-instrumen diatas.

Nah gampangnya kita mempercayakan duit kita kepada Manajer Investasi untuk di investasikan sesuai dengan portofolio yang ada. Entah mo ke saham, obligasi, pasar uang, atau gabungannya.

Bagaimana kita tau nilai reksadana kita bertambah/berkurang? Dengan melihat Nilai Aktiva Bersih dari reksadana tersebut,

Jadi ketika kita menginvestasikan uang kita di reksadana, artinya kita membeli unit reksadana itu, berapa unit yang kita dapatkan tergantung nilai aktiva bersihnya.

Contoh

NAB hari itu adalah Rp. 1000

Kita investasi sebesar Rp. 500.000

Nah jumlah unit yang kita dapatkan adalah 500.000/1000 = 500 unit.

Jika NAB pada bulan depan naik menjadi Rp. 1200, maka artinya nilai investasi kita menjadi 500 unit x Rp. 1200 = Rp. 600.000

Nah gampang kan ngitungnya?

Ngerti gak? Ngerti gak?…

Dimana bisa liatnya? Bisa liat di harian ekonomi dan bisnis seperti bisns Indonesia, koran tempo atau web di infovesta.com , www.bisnis.com

  • Reksadana itu dibagi menjadi 4
  • Reksadana Pasar Uang
  • Reksadana Pendapatan Tetap
  • Reksadana Saham
  • Reksadana Campuran

terlalu pendek? tunggulah tulisan yang ke 2 🙂

3 thoughts on “Tuturial Reksadana (1)

  1. Salam kenal bro dari AdhiRock.
    Nice explanation.
    saya mau nanya nie mas… kalo mau jual beli saham itu gimana ya prosesnya? kira2 saya harus milih broker dari sekuritas mana? dan juga tentang minimal pembelian atau cash deposit ke broker-nya? mohon pencerahannya mas.
    Thanks

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

web site hit counter