Perjalanan ke Jepang bagian 2

|

Melanjukan tulisan sebelumnya

Saat melakukan perjalanan ke Jepang, kami mempelajari dulu bagaimana transportasi disana. Jepang dikenal sebagai negara yang mahal yang melakukan politik dumping (menjual barang lebih mahal di negaranya sendiri daripada diluar negaranya). Dan memang, sebagian besar harga barang2 dan tentunya transportasi dibandingkan Indonesia sangat mahal.

Salah satu tujuan ke Jepang adalah naik kereta supercepat shinkansen yang ternyata harga tiketnya untuk sekali jalan antara 4000 sampai 8000 yen untuk yang tidak pakai nomor, sedangkan untuk mendapatkan yang pakai nomor harus ditambah lagi sekitar 2000 – 4000 yen, tergantung juga dengan jarak. Lalu bagaimana menyiasatinya?

Membaca tulisan mbak sabai disini, ada solusi yang lumayan terjangkau untuk naik shinkansen, yaitu dengan menggunakan JR pass, yap sebagai wisatawan yang berkunjung ke Jepang, kita bisa memanfaat kartu JR pass untuk kemana-mana menggunakan shinkansen. Bagaimana mendapatkannya? Setelah mendapatkan VISA jepang segera hubungi agen perjalananan terdekat, saya membeli di agen perjalanan JAL yang berada di wisma kyoei jl jend sudirman untuk membeli tiket jr pass ini. Oh ya untuk harga jr pass ini adalah

 

Selection_001

Dengan menggunakan tiket ini, kami bisa pergi dengan shinkansen kemana saja tanpa harus membaya lagi, dan tentunya bisa memesan tempat duduk juga, jadi kita tidak akan jauhan ketika duduk.

Selain itu dengan JR pass, kita tidak perlu bayar lagi dijalur2 kereta yang dioperasikan oleh JR. Jika kita naik jalur yang tidak termasuk jalur JR maka kita harus membayar tiketnya lagi. Tiket kereta/mrt/subway untuk di tokyo itu mulai dari 160 yen..

Masa naik kereta saja? Ada transportasi lain selain kereta di Jepang sana ada Bis dan Taksi, berapa biayanya? Untuk bis, sekali naik bis akan maka yang harus dibayar adalah 200 yen. Untuk taksi berapa? sekali naik argo akan mulai di angka 710 yen dan setiap km(mungkin) akan bertambah 90 yen.

Nah sekarang cerita tentang pengalaman transportasi.

Mendarat di Narita, tujuan utama adalah hotel ambassador di Tokyo disneyland, dari narita ada bis yang lansung menuju kesana, harganya? sekitar 1800 yen (eh lupa, kayaknya gak segitu tapi yah lupa.) dan ternyata bis terakhir kesana adalah jam 17:05, untung kami tidak telat memesannya, jadinya selama 1 jam menunggu bis yang akan membawa kami ke toky disneyland

2013-06-18 16.46.25Lihat diatas sebelah kanan? nah itu tujuan kami disney resort dan bis itu akan berangkat jam 17:05. Dan memang berangkat jam 17:05, tidak lebih dari jam tersebut. Interior dalam bisnya sangat bagus dan canggih, beda dengan bis yang beredar di Jakarta 🙂

2013-06-18 17.27.53

Perjalanan ke Tokyo disneyland selama kurang lebih 1 jam sangat, sangat, sangat nyaman, jalanan kosong, banyak mobil kecil seukuran carry dijalanan, bersih dan tidak ada suara klakson. Sampai di hotel tentunnya yang dilakukan adalah istirahat

2013-06-18 18.33.47Hari ketiga, saatnya pindah hotel ke tengah kota tokyo, lagian bisa bangkrut jika harus lama-lama di hotel  disana 🙂  Tujuannya adalah Citadines Apartemen & hotel di shinjuku tokyo. Gimana caranya kesana? jreng jreng. Tanya-tanya untuk perjalanan kesana yang paling murah adalah dengan menggunakan kereta, tapiiiiiiiii karena kita ber-empat, 3 koper besar, 3 travel bag dan 1 stroller, naik kereta bukanlah pilihan yang baik. Akhirnya kami mengeluarkan 12 ribu yen untuk menyewa mobil besar toyota hi ace terbaru untuk bisa memuat semua barang itu. Perjalanan selama kurang dari 1 jam kami sangat nikmati dengan sebaik-baiknya 🙂 Lalu pembayarannya ternyata bisa dengan menggunakan kartu kredit 🙂

2013-06-20 13.00.52

Langsung ke hari terakhir saja, belajar dari perjalanan naik taksi tersebut dan setelah tanya-tanya berapa biaya taksi dari hotel ke bandara narita yang ternyata sekitar 23 ribu hingga 25 ribu yen, akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan jasa kirim koper ke airport yang dilakukan satu sebelumnya. Jasa ini ternyata terkenal di jepang dengan sebutan ta q bin, dan ternyata hotel juga bisa membantu mengurus kirim koper ini, jadilah 3 koper besar itu kami kirimkan sehari sebelum keberangkatan kami balik ke Jakarta. Total biaya untuk 3 koper tersebut adalah 8000 yen, fiuhhh lumayan banget dibandingkan harus pake taksi lagi 25 ribu yen.

Lalu gimana kami berangkat ke bandaranya? karena kami sudah mempunyai JR pass, maka kami tinggal menuju ke stasiun terdekat dan dan memesan tiket untuk narita express untuk ke narita terminal 2. Murah (karena sudah termasuk JR pass) dan nyaman sekali.

 

4 thoughts on “Perjalanan ke Jepang bagian 2”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.