Transportasi Online

|

Transportasi Online? iya judul yang aneh setelah saya tulis judul tersebut, tapi gak usah bingung, karena tulisan ini akan menjelaskan maksud dari judul tersebut (semoga)

Semenjak tahun 2014 sudah mulai marak fasilitas pemesanan layanan transportasi dengan menggunakan aplikasi online dari gawai/gadget/handheld anda, menurut saya sebenarnya ini hanyalah alternatif cara pemesanan yang dari yang sudah ada sebelumnya apa itu? pemesanan tiket pesawat terbang. Iya cara pemesanan tiket pesawat terbang yang menggunakan media internet sudah mulai ada dari sekitar10 tahun lalu, dimana mulai juga terjadi perang tarif harga penerbangan antara maskapai dan juga mulai dengan adanya LCC atau Low Cost Carrier. Semua itu adalah untuk memberikan harga murah untuk penumpang dan meningkatkan rute penerbangan. Saya ingat sekitar awal tahun 2000an  ketika mulai ada maskapai dengan harga murah seperti Citylink, Adam Air, Lion Air dan juga Air Asia yang mulai memberikan tiket murah ke berbagai tujuan kota besar, sebagai penumpang sempat mengalami shock therapy, kenapa? karena baru sekali itu naik pesawat terbang dan hanya diberikan kotak yang isinya roti dan Air mineral dalam bentuk gelas, ternyata ini adalah konsekuensi dari murahnya tiket pesawat terbang, tidak mendapatkan makanan diatas pesawat apalagi permen atau surat kabar dan yang paling heboh dengan tiket murah itu adalah tidak adanya nomor kursi dan boarding pass dalam bentuk kertas berbahan keras, Loh? pada masa awal tiket murah kursi pesawat harus dipilih pada saat boarding atau masuk pesawat, jadi sebelum pintu menuju pesawat dibuka, maka penumpang sudah antri (((ANTRI))) bergerombol depan pintu untuk berlari menuju pesawat agar bisa mendapatkan kursi yang diinginkan. Dan boarding pass hanya selembar kertas seperti kertas dari ATM yang sangat lemas bahannya dan bisa hilang tulisannya ketika digosok2.

Lalu apa hubungannya dengan judul tulisan ini? belum ketemu hubungannya? Jawabnya adalah efisiensi, iya efisiensi dari cara pemesanan konvensional dengan menggunakan fasilitas online atau internet telah memangkas beberapa biaya yang bisa dihilangkan. Dengan media online juga meningkatkan persaingan antara penyedia jasa transportasi. Kenapa?

Saya akan memberikan contoh, untuk tiket pesawat terbang dengan media online maka maskapai bisa menghemat

  1. Cetak tiket, dulu tiket itu berupa 3 atau 4 lembar kertas
  2. karena  berlembar2 kertas tersebut dan harus diserahkan ke beberapa orang maka tentunya ada biaya untuk membayar orang2 tersebut
  3. membayar sewa kepada penyedia jasa tiket (yang dimonopoli oleh 1 perusahaan, lupa namanya) sebesar sekian dollar untuk setiap tiket yang diterbitkan.

Dari 3 diatas dengan menggunkan sistem online, maskapai bisa menghemat banyak uang karena

  1. Tiket tidak dicetak oleh maskapai, yang cetak adalah calon penumpang
  2. tidak perlu cetak tiket
  3. Tidak perlu bayar sewa, karena dimaintain sendiri.

Karena dengan menggunakan media online/internet penyedia jasa lebih mudah untuk mengatur sendiri  tanpa harus tergantung dengan yang lain.

Lalu mulailah merambah transportasi Darat, taksi sudah mulai lebih dulu menggunakan aplikasi online, contohnya blue bird yang sudah menyediakan aplikasi untuk android dan iphone, lalu pt KAI yang bisa pesan tiket melalui websitenya dan terakhir muncullah beberapa penyedia jasa transportasi yang (menurut saya) revolusioner.

  1. Grab taksi
  2. uber
  3. Go jek
  4. Grab bike

Sebenarnya ada lagi beberapa yang sudah menggunakan media online seperti dkurir di Bandung yang menggunakan layanan twitter dan sms, lalu di kota2 lain juga ada yang menggunakan fasilitas sosial media.

4 penyedia jasa transportasi darat itu 2 pertama adalah taksi dan 2 terakhir adalah motor merupakan suatu yang membuat heboh, kenapa? karena harga yang digunakan jauhhhhhh lebih murah dari penyedia jasa yang sudah ada, salah satu alasannya adalah mereka tidak perlu merawat armadanya, dengan ini saja yang lain sudah kalah langkah dan biaya.

Saya sudah menggunakan layanan ini, go jek dan uber, go jek dengan biaya hanya Rp. 10 ribu sampai maksimal 25 KM sudah merengsek ojek2 pangkalan yang ada dan menimbulkan perlawanan di beberapa tempat. Lalu uber yang juga murah tariffnya (dari daerah jakarta pusat ke bandara hanya 150 ribu) juga tidak bisa menandingi taksi2 lain yang beredar dan ini juga membuat pihak terkait marah karena harganya yang lebih murah.

Buat penumpang seperti saya, menggunakan layanan transportasi online memberi keuntungan yang tidak bisa didapatkan oleh penyedia jasa trasnportasi konvesional lainnya yaitu

  1. Harga yang murah
  2. Kepastian mendapatkan atau tidak mendapatkan pengemudi
  3. Tracking dari pengemudi
  4. Kendaraan yang bagus (eh ini sih untung2an)

3 diatas itu sudah sangat membuat penumpang merasa lebih nyaman, tidak perlu takut karena harga yang mahal (walau ini relatif) bisa tracking pengemudi, jika beruntung bisa mendapatkan kendaraan yang bagus dan lebih nyaman dari taksi pada umumnya.

Jadi kenapa tidak mencoba transportasi online? 8n6d9 Jika mau mencoba uber taksi silahkan download aplikasi androidnya, ios atau windows phone dan gunakan kode 8n6d9 untuk mendapatkan kredit sebesar 75 ribu

 

selamat mencoba

1 thought on “Transportasi Online”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.